Rakyat Selalu Dikorbankan 23 Februari 2012
Posted by Frans in apbd.Tags: apbd, birokrasi, legislatif
add a comment
Oleh FRANS OBON
GUBERNUR Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya menegur lima kabupaten di NTT yang belum menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2012 hingga bulan Februari 2012. Lima kabupaten itu adalah Kabupaten Sikka, Alor, Rote Ndao, Timor Tengah Utara (TTU) dan Timor Tengah Selatan (TTS) (Flores Pos, edisi 18 Februari 2012)
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) NTT Frans Salem, Gubernur telah mengirim surat teguran 14 Februari 2012. Ini adalah surat teguran ketiga. Pemerintah Provinsi memberi batas akhir penetapan APBD di lima kabupaten itu tanggal 28 Februari 2012. Jika kelima kabupaten itu masih tidak tepat waktu menetapkan APBD, maka mereka akan menerima konsekuensinya. Namun konsekuensi apa yang akan diterima lima kabupaten tersebut masih belum jelas juga.
(lagi…)
PMI Perlu Lindungi Masyarakat Flores 23 Februari 2012
Posted by Frans in kesehatan.Tags: donor, hiv/aids, pmi
add a comment
Oleh FRANS OBON
STAF Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sikka, Gabriel Rikardus dan Rid Karwayu menyampaikan kepada media pada Senin (12/2/2012) bahwa sepanjang tahun 2011 PMI Cabang Sikka menemukan lima kantong darah positif mengandung human immunodeficiency virus (HIV) dari 4.000 kantong darah yang berhasil diperoleh PMI Cabang Sikka (Flores Pos edisi 16 Februari 2012).

Masyarakat perlu mendapatkan jaminan bahwa donor darah yang mereka terima aman. Masyarakat Flores dalam sebuah pertemuan koperasi kredit di Ende, Februari 2012.@frans obon
PMI Cabang Sikka memasok darah untuk tiga rumah sakit besar di daerah tersebut yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere, Rumah Sakit Sint Gabriel Kewapante dan RS St Elisabeth Lela.
(lagi…)
Lagi-Lagi, Kekerasan dalam Keluarga 12 Februari 2012
Posted by Frans in kriminal.Tags: Katolik, keluarga, konflik
add a comment
Oleh FRANS OBON
KITA kembali dikejutkan oleh peristiwa kekerasan dalam rumah tangga. Berita duka itu datang dari Kampung Golo Wunis, Kecamatan Elar, Manggarai Timur. Gerardus Janu (48 tahun) membunuh istrinya Gaudensia Dakoka (37 tahun) pada hari Selasa (7/2/2012). Polisi telah menahan pelaku dan sedang diproses secara hukum di Polres Manggarai (Flores Pos edisi Kamis, 9 Februari 2012 dan edisi Jumat, 10 Februari 2012).
Dari laporan media, berdasarkan pengakuann pelaku kepada penyidik kepolisian di Ruteng, dia tidak punya niat sama sekali untuk membunuh istrinya. Emosinya memuncak ketika dia menemukan istrinya sedang makan sirih pinang di pondok tetangga. Kontan dia ingat lagi perlakuan istrinya terhadap dirinya. Saat itu langsung dia naik pitam dan menghabisi nyawa istrinya.
(lagi…)
