Bencana Bikin Kita Tambah Miskin 11 April 2012
Posted by Frans in bencana.Tags: bencana, miskin, pertanian
add a comment
Oleh FRANS OBON
HUJAN yang disertai angin kencang yang melanda wilayah kita sepekan terakhir telah menambah beban kemiskinan masyarakat kita di Flores dan Lembata. Angin telah memporakporandakan lahan pertanian kita. Banjir meluap dan menghantam ratusan hektare persawahan, yang membuat para petani kita terpaksa gigit jari. Ratusan rumah di berbagai kecamatan di setiap Kabupaten di Flores hancur diterbangkan angin dan ditimpa pohon. Komoditas perdagangan, yang menjadi andalan masyarakat kita, tumbang. Jika dihitung-hitung, taksasi kerugian di seluruh Flores pada tahun ini ratusan miliar rupiah.
Oleh karena itu hal pertama yang langsung muncul dalam benak kita ketika kita menyaksikan hancurnya rumah-rumah penduduk, komoditas perdagangan, dan banjir yang melanda persawahan masyarakat adalah bencana angin kencang yang melanda hampir merata di seluruh wilayah Flores dan Lembata telah menambah berat beban ekonomi masyarakat kita. Dampak angin kencang ini telah membuat masyarakat kita bertambah miskin.
(lagi…)
Lebih Gesit Lagi Mabar 3 November 2011
Posted by Frans in pemda.Tags: bencana, birokrasi, komodo
add a comment
Oleh FRANS OBON
BUKANLAH suatu kebetulan bahwa Harian Flores Pos menampatkan dua berita dari Manggarai Barat di halaman depannya (Flores Pos, edisi 21 Oktober 2011). Berita halaman depan, sebagaimana lazimnya di dunia persuratkabaran, menunjukkan urgensitas masalah. Besarnya dampak dan pengaruh terhadap kehidupan dan kepentingan umum masyarakat di dareah tersebut.
(lagi…)
Kinglake 16 April 2011
Posted by Frans in pers.Tags: bencana, lokal, pers
1 comment so far
Di sebuah rumah makan di daerah Kinglake, Melbourne utara.
Oleh FRANS OBON
Sisa-sisa kebakaran di Kinglake, Melbourne utara, Australia masih terlihat ketika saya bersama para wartawan dari Asia Pasifik berkunjung ke daerah pedesaan tersebut, Oktober 2009 lalu. Gosong. Hitam pekat. Areal yang terbakar kira-kira dua ribuan hektare luasnya. Saya bisa membayangkan betapa ngeri kebakaran tersebut. Masyarakat setempat menyebutnya black Saturday, Sabtu kelam pada Februari 2009.
Sepuluh wartawan dari Asia Pasifik mendapat beasiswa dari Australian Leadership Awards Fellowships (ALAF) untuk mengikuti lokakarya menulis soal ekonomi dan perdagangan internasional, yang diselenggarakan Asia Pasific Journalism Centre, pimpinan John Wallace, selama lima minggu. Program ini didanai Aus-AID (Australian Agency International Development).
(lagi…)
