Mabar Tanpa Tambang 18 April 2012
Posted by Frans in tambang.Tags: konflik, pariwisata, tambang
add a comment
Oleh FRANS OBON
RIBUAN orang dari berbagai kecamatan di Manggarai Barat berdemonstrasi di Labuan Bajo, ibukota Manggarai Barat, Sabtu 14 April 2012. Kabupaten yang diresmikan Juli 2003 itu, sebagaimana kabupaten lainnya di Flores dan Lembata, sedang menghadapi berbagai aksi protes menentang usaha pertambangan (Flores Pos 16 April 2012). Para demonstran mengatakan bahwa Manggarai Barat memiliki potensi di bidang pertanian, peternakan, kelautan, perikanan, dan pariwisata. Oleh karena itu pilihan kebijakan pemerintah untuk investasi pertambangan tidak perlu dilakukan.
Manggarai Barat memiliki kekayaan di bidang pariwisata, begitu kata para demonstran, sehingga kekayaan objek-objek wisata itulah yang harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan pendapatan pemerintah dan mendorong kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian pula investasi yang cocok untuk Manggarai Barat adalah investasi di bidang pariwisata. Karena investasi di bidang pariwisata ini juga bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Selain itu masyarakat akan mendapat peluang untuk membuka usaha di sektor kecil dan menengah yang bisa memenuhi kebutuhan dunia pariwisata Manggarai Barat.
(lagi…)
Segel Kompleks Sekolah 17 April 2012
Posted by Frans in pendidikan.Tags: konflik, pendidikan, sekolah
add a comment
Oleh FRANS OBON
TUAN TANAH suku Wodon Gebin Daranatar, Bernadus Bapan menyegel kompleks Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Waigete, Kabupaten Sikka, 13 April 2012 dengan menutup gerbang timur sekolah dengan belasan batang bambu dan kayu yang diikat dengan tali nilon. Pemilik tanah dan beberapa anggota keluarganya berdiri di depan pintu gerbang sekolah. Akibatnya kegiatan belajar mengajar terganggu. Meski demikian pihak sekolah optimistis bahwa para siswa tetap siap menghadapi ujian nasional kendati kompleks sekolah mereka disegel (Flores Pos 14 April 2012).
Alasan tuan tanah menyegel lokasi sekolah adalah karena pemerintah dinilai tidak memenuhi permintaan ganti rugi tanah senilai Rp200 juta sejak sekolah didirikan tahun 2007. Dia kecewa karena pemerintah tidak punya niat baik untuk melunasi uang ganti rugi yang dimintanya sejak sekolah didirikan. Di atas lahan seluas 2 hektare lebih itu telah ditanam 50 pohon jati putih.
(lagi…)
Protes Tenaga Honorer 17 April 2012
Posted by Frans in birokrasi.Tags: birokrasi, konflik, politik
add a comment
Oleh FRANS OBON
PROTES tenaga honorer yang bekerja di kantor-kantor pemerintah daerah merebak di Kabupaten Ende dan Manggarai Barat menyusul pengumuman pemerintah mengenai daftar nominatif tenaga honorer kategori I berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta. Sementara tujuh kabupaten lainnya di Flores dan Lembata aman-aman saja.
Pemerintah memberikan kesempatan selama 14 hari (10-24 April 2012) kepada siapa saja yang merasa kebeberatan terhadap pengumuman hasil daftar nominatif tenaga honorer kategori I ini. Keberatan itu disampaikan kepada BKN di Jakarta melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten. Dijanjikan pula, tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat akan diumumkan tersendiri oleh BKN.
(lagi…)
Membingungkan atau Mencerahkan 4 Maret 2012
Posted by Frans in dprd.Tags: aspirasi, dana, dprd, konflik, musrenbang
add a comment
Oleh FRANS OBON
MASALAH dana Aspirasi Masyarakat (Asmara) DPRD Ende yang belakangan diperbincangkan publik makin menarik. Kendati telah dilakukan melalui proses panjang, mulai dari penjaringan aspirasi masyarakat, pembahasan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat desa hingga kabupaten, dibahas lagi antara legislatif dan eksekutif di DPRD Ende, namun APBD 2012 ternyata masih menyimpan satu persoalan: dana Asmara anggota Dewan.
Untuk menyegarkan kembali ingatan kita soal dana Asmara ini, baiklah kita runutkan kembali. Masalah ini diangkat ke media oleh Ketua Solidaritas Nasional Masyarakat Anti Korupsi dan Anti Mafia Hukum NTT Vinsen Sangu. Besarnya dana Asmara ini, menurut Sangu, Rp21 miliar lebih, yang akan digunakan untuk kegiatan fisik dan non fisik. Tetapi Wakil Ketua DPRD Ende, Anwar Liga menyebutnya hanya Rp12 miliar lebih atau rata-rata Rp300 juta per anggota Dewan (Flores Pos edisi 22 Februari 2012).
(lagi…)
Lagi-Lagi, Kekerasan dalam Keluarga 12 Februari 2012
Posted by Frans in kriminal.Tags: Katolik, keluarga, konflik
add a comment
Oleh FRANS OBON
KITA kembali dikejutkan oleh peristiwa kekerasan dalam rumah tangga. Berita duka itu datang dari Kampung Golo Wunis, Kecamatan Elar, Manggarai Timur. Gerardus Janu (48 tahun) membunuh istrinya Gaudensia Dakoka (37 tahun) pada hari Selasa (7/2/2012). Polisi telah menahan pelaku dan sedang diproses secara hukum di Polres Manggarai (Flores Pos edisi Kamis, 9 Februari 2012 dan edisi Jumat, 10 Februari 2012).
Dari laporan media, berdasarkan pengakuann pelaku kepada penyidik kepolisian di Ruteng, dia tidak punya niat sama sekali untuk membunuh istrinya. Emosinya memuncak ketika dia menemukan istrinya sedang makan sirih pinang di pondok tetangga. Kontan dia ingat lagi perlakuan istrinya terhadap dirinya. Saat itu langsung dia naik pitam dan menghabisi nyawa istrinya.
(lagi…)
Tuntaskan Masalah Maurole 20 Desember 2011
Posted by Frans in pertanian.Tags: konflik, pertanian
add a comment
Oleh FRANS OBON
Sekitar 50-an hektare sawah di Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende tidak bisa dikerjakan lantaran ada seorang warga di hulu yang tidak mau memberikan air kepada para petani di hilir. Sudah tiga musim para petani sawah tidak bisa mengerjakan sawah mereka. Hal ini akan berdampak pada ketersediaan pangan para petani dan mempengaruhi pula pencapaian program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Ende (Flores Pos edisi 15 Desember 2011).
Para petani sawah di Kabupaten Ende.
Efraim Belarminus Ngaga, anggota DPRD Ende dari daerah pemilihan IV, meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah ini secepatnya. Sebab kalau tidak, masyarakat akan terancam kekurangan pangan. Dia mengusulkan agar pemerintah kecamatan berkoordinasi dengan pemimpin lokal tradisional setempat (para mosalaki) untuk mencari jalan terbaik menyelesaikan masalah ini.
(lagi…)
Konflik di Tempat Pesta 28 November 2011
Posted by Frans in pesta.Tags: disco, konflik
add a comment
OLEH FRANS OBON
EMPAT orang menderita luka-luka dalam perkelahian di sebuah rumah gendang di Golo Worok, Desa Golo Worok, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Minggu (20/11/2011). Empat orang yang menderita luka-luka dirawat di rumah sakit umum milik pemerintah di Ruteng. Menurut polisi, kasus ini dikategorikan sebagai kasus penganiayaan yang melibatkan banyak orang (Flores Pos edisi 22 November 2011).
Acara disco di Kampung Nara, Kecamatan Cibal, Manggarai, akhir September 2011.
Pemicu kasus ini adalah perkelahian pada waktu pesta nikah, Kamis (17/11/2011). Pada saat acara bebas – begitu masyarakat setempat menyebut acara disco dan dansa usai acara resmi – dua pemuda bersenggolan, yang memicu terjadinya perkelahian. Seorang pemuda dari kampung tetangga dipukul oleh kelompok pemuda lainnya karena dianggap biang dari keributan itu.
(lagi…)

