Melawan Prasangka 27 Februari 2011
Posted by Frans in konflik, Uncategorized.Tags: konflik, masyarakat lokal, rumors
add a comment

Pelantikan pengurus lingkungan dan komunitas basis di Paroki Onekore, Keuskupan Agung Ende, Flores.
Oleh FRANS OBON
MINGGU lalu saya berada di sebuah kampung di Manggarai. Masyarakat di Kampung Ponto, Desa Ladur, Kecamatan Cibal mendiskusikan dengan hangat isu yang menyebutkan bahwa ada orang yang sedang mencari organ tubuh anak. Dari mana datangnya isu itu? Tidak terlalu jelas. Tapi saya melihat kekhawatiran dan kecemasan terpancar kuat dari wajah-wajah mereka.
Tampaknya teknologi telah memproduksi isu sedemikian luas menjadi sesuatu yang sosial. Pengalaman pribadi menjadi pengalaman sosial. Isu tersebut disebarkan melalui short message system (SMS). Sebaran itu begitu cepat lantaran masyarakat pedesaan sudah memiliki handphone. Persentase yang memiliki handphone memang masih kecil, tapi informasi SMS itu disebarkan dari mulut ke mulut begitu cepat sejalan dengan mobilitas yang makin tinggi. Sepeda motor telah merambah sampai di desa-desa. Banyak pemuda desa menjadi tukang ojek di tengah keterbatasan lapangan kerja.
(lagi…)
Tambang 26 Juni 2009
Posted by Frans in tambang.Tags: masyarakat lokal, tambang
2 comments Oleh FRANS OBON
BEBERAPA tahun belakangan ini, orang-orang Flores dan Lembata berteriak: tolak investasi tambang di Flores-Lembata. Investasi tambang akan merugikan petani. Tambang tidak memberi nilai tambah pada petani. Tambang merusak lingkungan dan menghancurkan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) seperti dicanangkan pemerintah. Tanah adalah aset petani. Kerusakan yang diakibatkan tambang tidak akan dengan mudah dipulihkan. Mereka melihat tambang di Sumbawa, mereka saksikan di Buyat dan mereka tercengang melihat Papua.
(lagi…)
