Koperasi Studi Banding

Oleh FRANS OBON

GERAKAN koperasi kredit di Nusa Tenggara Timur sudah berusia 40 tahun. Pada awalnya sebuah Biro Konsultasi Koperasi Kredit dibentuk di Jakarta 1970 dan virus gerakan koperasi kredit itu ditularkan ke daerah-daerah. Gerakan koperasi kredit di Nusa Tenggara Timur bertumbuh melalui Komisi Pengembangan Sosial dan Ekonomi (PSE) Gereja Katolik. Sejarahnya adalah bagian dari komitmen keagamaan untuk mensejahterakan masyarakat.

Studi banding Koperasi Kredit Serviam Kupang ke Kopdit Serviam Ende.

Sekarang koperasi kredit telah bertumbuh dan berkembang menjadi salah satu lembaga keuangan mikro yang bisa diandalkan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses keuangan. Melalui gerakan koperasi kredit, masyarakat dididik untuk menyisihkan sedikit dari pendapatan mereka dan menyimpannya di koperasi ssebagai sebuah tabungan masa depan.

Haruslah diakui bahwa koperasi kredit pada awalnya tidak bertumbuh dengan begitu mudah dan mulus. Ini disebabkan karena budaya menabung dan berorganisasi (secara modern) belum berkembang di tengah masyarakat agraris, yang hidup dari kemurahan dan kebaikan alam. Namun semangat dan nilai-nilai solidaritas dan keswadayaan yang menjadi inti dari gerakan koperasi kredit telah lama bertumbuh di daerah ini.

Untuk mengarah ke sebuah lembaga keuangan yang profesional, tidaklah mudah bagi koperasi kredit. Pengalaman jatuh dan bangun di dalam gerakan ini di Flores sangat terasa sekali. Namun perubahan memang harus dimulai oleh segelintir orang yang punya idealisme.

Sebagai bagian dari proses pembenahan itu, para pengurus dan pengawas serta manajemen melakukan studi banding ke koperasi kredit lainnya yang lebih maju baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Studi banding ini tentu saja menjadi ajang saling belajar, saling memperkaya dan saling memberi inspirasi.

Penasihat Kopdit Serviam Ende Darius Ibu menyerahkan buku-buku kenangan kepada peserta studi banding dari Kopdit Serviam kupang. Buku berjudul Kopdit dan Kemiskinan di Flores.

Studi banding itu tidak sekadar jalan-jalan sebagai salah satu modus untuk mempertebal kantong atau sebagai sebuah hiburan politik melainkan sungguh menjadi ajang belajar dan membangun komitmen kembali untuk membuat gerakan koperasi kredit menjadi lebih baik.

Sebelum kembali ke daerah asal, peserta studi banding merumuskan langkah-langkah konkret pembenahan. Rumusan rekomendasi bersama itu dijadikan pegangan bersama dan secara konsiten dilaksanakan. Itulah salah satu kunci dari keberhasilan gerakan koperasi kredit dalam sepuluh tahun terakhir, terutama gerakan koperasi kredit di bawah Puskopdit Flores Mandiri.

Sekarang pada tahun 2011 ini, gerakan koperasi kredit di Flores melakukan studi banding di antara mereka untuk saling belajar dan saling memperkaya. Dua bulan terakhir, koperasi kredit dari Manggarai Raya melakukan studi banding di Puskopdit Flores Mandiri, Kopdit Serviam Ende dan Kopdit Boawae Nagekeo (Flores Pos 12 November 2011) dan awal Desember ini, Kopdit Serviam Kupang melakukan studi banding di Kopdit Sangosay Ngada dan Kopdit Serviam Ende dan koperasi kredit di Maumere (Flores Pos edisi 10 Desember 2011).

Ini bukan soal sekadar membandingkan jumlah kekayaan, kredit yang beredar, dan anggota, melainkan terutama saling belajar dan saling memperkaya. Semoga studi banding gerakan koperasi kredit dibuat dan dirancang sedikit lain dari studi banding yang banyak dilakukan di institusi lain, di mana studi banding adalah modus menghabiskan anggaran atau sebagai sebuah hiburan politik setelah pura-pura hiruk pikuk dan saling mengancam. Intinya adalah studi banding koperasi kredit harus bisa memberi inspirasi sehingga koperasi kredit di Flores menjadi salah satu lembaga keuangan mikro alternatif yang kuat dan profesional.

Bentara, 12 Desember 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s