Intensifkan Pertanian Kita

Oleh FRANS OBON

Dalam beberapa tahun terakhir ini, pemerintah lokal kita di Flores gencar mengkampanyekan perlunya masyarakat lokal mengkonsumsi pangan lokal. Pangan lokal tentu tidak lain adalah hasil pertanian yang kita tanam dan petik dari tanah kita sendiri. Ini tidak lain juga bahwa kita mesti makan dari apa yang dihasilkan oleh tanah kita dan yang kita usahakan oleh tangan kita sendiri.

Oleh karena itu ubi hutan yang dulu kita makan pada saat musim lapar dan tidak ada lagi stok makanan, kendati beracun, kita olah untuk dimakan. Pemerintah lokal kita mengkampanyekan bahwa ubi hutan bisa dikategorikan sebagai makanan lokal. Karena dia tumbuh dari tanah kita sendiri dan bisa diperoleh masyarakat.
Lanjutkan membaca “Intensifkan Pertanian Kita”

Jangan Tergoda oleh Tambang

Oleh FRANS OBON

SALAH satu rekomendasi seminar sehari di Kupang, Jumat (13/1/2012) tentang hasil investigasi oleh Jaringan Tokoh Agama Peduli Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (Jatab-Ekosob) dan Aliansi Masyarakat Peduli (Ahmadi) NTT adalah meminta pemerintah-pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur untuk mencabut semua Izin usaha pertambangan (IUP) mangan yang sedang dalam proses dan menghentikan segala bentuk aktivitas pertambangan yang destruktif terhadap kehidupan masyarakat dan alam karena kegiatan tambang di NTT sarat dengan pelanggaran HAM (Flores Pos edisi 14 Januari 2012).

Bukan saja di Timor Barat dalam kaitan dengan pertambangan mangan, tetapi juga di Flores dan Lembata. Perdebatan panjang, malah melelahkan, telah terjadi di pulau ini soal perlu atau tidaknya masyarakat Flores dan Lembata menerima tambang. Sudah hampir lima tahun perdebatan ini terjadi, yang dimulai dari Lembata hingga ujung barat Flores.
Lanjutkan membaca “Jangan Tergoda oleh Tambang”

50 Tahun Hierarki Indonesia

Keuskupan Agung Ende merayakan 50 pembentukan hierarki Gereja Katolik Indonesia.

Oleh FRANS OBON

PERAYAAN 50 tahun hierarki Gereja Katolik Indonesia di tingkat Keuskupan Agung Ende dilangsungkan dalam sebuah perayaan ekaristi meriah di Gereja Christo Regi Katedral Ende, Selasa (3/1/2012), yang dipimpin Uskup Agung Ende Mgr Vincentius Sensi Potokota, yang didampingi Provinsial SVD Ende Pater Leo Kleden SVD dan Vikep Ende Romo Adolf Keo Pr dan puluhan imam konselebrantes.

Secara nasional, pesta emas pembentukan hierarki Gereja Katolik Indonesia, sudah dilangsungkan di Gereja Katedral Jakarta, November lalu, bertepatan dengan pertemuan para uskup dari Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI).

Para imam konselebrantes berarak menuju gereja Christo Regi Katedral Ende (@photo/frans obon).

Paus Yohanes XXIII melalui dekrit Quod Christus Adorandus tanggal 3 Januari 1961 menyetujui pembentukan hierarki Gereja Katolik Indonesia. Sebanyak 20 Vikariat Apostolik dan 7 Prefektur Apostolik, dengan kewenangan penuh mengatur pengembalaan umat baik dalam segi pembinaan iman, personel, dan kemandirian finansial, ditingkatkan menjadi keuskupan dengan enam provinsi Gerejani (Keuskupan Agung) yakni Keuskupan Agung Medan, Keuskupan Agung Jakarta, Keuskupan Agung Semarang, Keuskupan Agung Pontianak, Keuskupan Agung Makasar, dan Keuskupan Agung Ende. Kemudian pada tahun 1966 dimekarkan lagi menjadi Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Agung Kupang (1989), Keuskupan Agung Palembang (2003), dan Keuskupan Agung Samarinda (2004).
Lanjutkan membaca “50 Tahun Hierarki Indonesia”

Anggur Baru, Kirbat Baru

FRANS OBON

GEREJA Katolik Keuskupan Ruteng sedang menyiapkan diri untuk menghadapi momen perayaan 100 tahun (satu abad) kehadirannya di tanah Manggarai pada tahun 2012. Tepat pada momen tahun berahmat itu, Gereja Katolik Keuskupan Ruteng coba mengarahkan perhatian umat pada kehidupan keluarga-keluarga Katolik. Tahun 2012 dijadikan Tahun Keluarga bagi Keuskupan Ruteng, yang secara administratif pemerintah terdiri dari tiga kabupaten yakni Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

Umat Katolik di Kampung Nara, Kecamatan Cibal, Manggarai pada salah satu kesempatan, akhir September 2011.

Dua agenda penting yakni persiapan perayaan 100 tahun kehadiran Gereja Katolik dan menjadikan tahun 2012 sebagai Tahun Keluarga, menjadi fokus dari pertemuan pastoral, yang sekarang sedang berlangsung di Ruteng (Flores Pos edisi 12 Januari 2012 dan 13 Januari 2012).
Lanjutkan membaca “Anggur Baru, Kirbat Baru”