Pertanyaan untuk Kopdit

Oleh FRANS OBON

Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Flores Mandiri menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2011 di aula yang megah dengan tata lampu yang menarik, 25 Februari 2012. Gedung ini baru dibangun dan belum rampung seluruhnya. Desainnya bagus. Sedangkan gedung lainnya sudah diresmikan Gubernur Frans Lebu Raya, Mei tahun lalu.

Acara RAT Tahun Buku 2012 Puskopdit Flores Mandiri, Sabtu (25/2/2012) @frans obon.

Puskopdit Flores Mandiri menaungi 47 koperasi kredit primer terdiri dari 19 kopdit sebagai anggota, 13 kopdit sebagai calon anggota, dan 15 kopdit sebagai kelompok binaan, dengan jumlah anggota individu 81.992 orang, dengan kekayaan Rp465 miliar lebih, simpanan saham Rp374 miliar, pinjaman beredar Rp237,9 miliar, dan dukungan pemerintah dalam bentuk pinjaman bergulir Rp1,2 miliar (Flores Pos edisi 27 Februari 2012).

Sepanjang yang kita rekam, tiap tahun RAT Puskopdit Flores Mandiri dihadiri para pejabat pemerintah. Tapi kadang-kadang para pengurus dan manajemen kecewa karena mereka mengharapkan para bupati atau wakil bupati dari Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Manajer Puskopdit Flores Mandiri, Mikhael H Jawa dan Agus Beu Mude. @frans obon

Pemberdayaan ekonomi yang tumbuh dari keswadayaan, kemandirian, dan solidaritas di antara masyarakat, yang umumnya bergolongan ekonomi lemah. Namun para bupati dan wakil bupati hanya menugaskan asisten atau staf ahli mereka untuk hadir memberikan sambutan atau membuka RAT.

Sudah begitu, pada tiap kali RAT baik di koperasi kredit primer maupun di Puskopdit, kita selalu mendengar dan mendapatkan pertanyaan yang sama dari sambutan pemerintah: apakah koperasi kredit sudah menyejahterakan anggotanya. Pertanyaan ini memang bisa multitafsir: kalau belum sejahtera, berarti gerakan koperasi kredit belum berhasil? Namun apa ukuran sejahtera itu dan apa ukuran pencapaian, tentu saja masih bisa diperdebatkan.

Kita juga bisa mengajukan pertanyaan yang sama kepada pemerintah. Miliaran dana tiap tahun dikucurkan kepada masyarakat, apakah rakyat sudah sejahtera? Mengapa begitu banyak dana dikucurkan ke desa-desa, situasi desa kita begitu-begitu saja.

Kalau kita membaca kisah awal pendirian koperasi kredit sebagaimana tertuang dalam buku kenangan 40 tahun gerakan koperasi kredit yang diterbitkan Puskopdit Flores Mandiri tahun lalu, di situ kita mendapat kesan bahwa koperasi kredit lahir dari kepedulian untuk menolong sesama. Orang membentuk koperasi untuk membantu orang lain yang mengalami kesulitan. Selama 40 tahun gerakan koperasi kredit jatuh bangun untuk memperkuat kapasitas institusi dan manajemen keuangannya.

Para peserta RAT. @frans obon

Pemerintah kita sering menganggap remeh modal sosial yang dimiliki oleh masyarakatnya sendiri. Gerakan koperasi kredit tumbuh di Flores karena modal sosial masyarakat coba dihidupkan. Kalau kita lihat kekayaannya empat ratusan miliar, simpanan saham dan non saham tiga ratusan miliar, dan kredit yang beredar di tangan anggota dua ratusan miliar lebih, maka sudah seharusnya kita meng-endorse semua usaha yang mau memberdayakan masyarakat lokal. Kekayaan koperasi kredit adalah kekayaan dari orang-orang sederhana yang dikumpulkan dengan susah payah.

Hal yang paling penting dari gerakan ini adalah orang-orang desa sudah mulai belajar menabung untuk masa depan mereka. Koperasi kredit tidak dibangun dalam sehari dan semalam. Tapi selama 40 tahun siang dan malam dibangun dengan sumber daya yang kita milik di tingkat lokal. Hasil dari kerja keras dari masyarakat kita. Maka sudah seharusnya pemerintah mendorong penguatan kapasitas institusi dan manajemen keuangan.

Bentara, 28 Februari 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s