Kita Perlu Sukseskan UN

Oleh FRANS OBON

DALAM WAKTU dekat ini para siswa sekolah menengah atas di seluruh Indonesia akan mengikuti ujian nasional (UN). Meski ada usulan dan desakan dari beberapa pihak agar ujian nasional dihilangkan saja dan biarkan sekolah yang menentukan kelulusan para siswa, namun pemerintah masih mempertahankan ujian nasional digelar di seluruh Indonesia sebagai alat ukur pencapaian dalam seluruh proses pendidikan selama tiga tahun mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Sebagai bagian dari usaha untuk meningkatkan mutu lulusan para siswa kita, beberapa waktu lalu pemerintah di setiap daerah di Nusa Tenggara Timur mencanangkan Gong Belajar. Gong Belajar ini dimaksudkan agar kita semua memberikan perhatian pada penciptaan lingkungan sekitar kita atau lingkungan sosial kita yang kondusif bagi jam belajar anak.

Tugas utama mendidik anak-anak baik pendidikan dalam arti luas maupun dalam pengertian pendidikan formal di bangku sekolah adalah tugas orang tua. Oleh karena itu realisasi Gong Belajar pertama-tama dimulai dari dalam keluarga. Orang tua oleh tanggung jawab keorangtuaannya (responsible parenthood) harus dapat benar-benar menciptakan lingkungan sosial di dalam rumah tangga yang memungkinkan anak-anak bisa mendapatkan waktu belajar yang tepat dan suasana yang mendukung.

Namun di lain pihak, publik secara keseluruhan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung dan menciptakan lingkungan sosial yang kondusif dan aman bagi anak-anak untuk belajar. Mutu sebuah masyarakat tergantung pada seberapa mutu lembaga pendidikannya. Masyarakat akan menjadi masyarakat yang maju, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing dengan masyarakat lainnya tergantung pada mutu lembaga pendidikannya. Sebab lembaga pendidikan adalah gerbang utama bagi generasi muda kita untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bagi kita di Flores dan Lembata, kita punya pengalaman panjang dan tradisi luhur untuk secara bersama-sama mengelola lembaga-lembaga pendidikan kita. Dari sejarah pendidikan di Flores dan Lembata, proses penciptaan elite modern bagi masyarakat Flores dimulai dari pembukaan sekolah-sekolah, yang nafas utamanya adalah keterlibatan seluruh masyarakat. Semua bertanggung jawab untuk memajukan pendidikan.

Kita memang sudah memetik hasilnya sekarang. Sekolah-sekolah kita sukses menciptakan elite modern di segala bidang, yang siap mengisi kemerdekaan, memajukan masyarakat dan memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa. Warisan tradisi luhur ini tidak boleh hilang, melainkan harus terus dipertahankan.

Oleh karena itu sebagai bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk memajukan pendidikan di Flores dan Lembata, maka pada bulan April dan Mei mendatang, seluruh masyarakat harus mempunyai komitmen bersama untuk mendukung anak-anak kita mempersiapkan diri mengikuti ujian nasional. Kita perlu menciptakan lingkungan sosial yang kondusif dan aman yang memudahkan dan memungkinkan anak-anak kita belajar dengan tenang dan mengikuti ujian nasional dengan aman. Kita tidak memerlukan paksaan eksternal untuk melakukan hal ini. Tidak perlu ada petugas yang datang dari rumah ke rumah, dari lingkungan ke lingkungan untuk menyuruh kita menciptakan lingkungan sosial yang tertib, aman, dan tenang. Tidak perlu. Kita bisa lakukannya sendiri karena kita punya tradisi dalam pengelolaan pendidikan kita. Karena kita yakin dengan mutu pendidikan yang baik, kita bisa bersaing dengan orang lain.

Bentara, 11 April 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s