Politik Jadi Kesempatan

Oleh FRANS OBON

KRITIKAN terhadap anggota DPRD di Flores dan Lembata kembali kita dengar. Kali ini kritikan dialamatkan kepada DPRD Lembata. Dalam tiga bulan pertama (Januari-Maret) 2012, DPRD Lembata telah menghabiskan anggarannya sebesar Rp1,2 miliar lebih untuk kegiatan studi banding, bimbingan teknis, dan konsultasi. Pagu anggaran DPRD Lembata Rp2,5 miliar lebih yang memang dianggarkan untuk membiayai studi banding, bimbingan teknis, konsultasi, dan kontribusi. Ini berarti sisa anggaran DPRD untuk kegiatan serupa sebesar Rp1,2 miliar lebih lagi (Flores Pos 11 April 2012).

Kepala Desa Lododokowa mengkritik penggunaan dana anggaran yang dinilai begitu besar tersebut dalam periode tiga bulan pertama tahun ini. Menurut dia, penggunaan anggaran Rp1,2 miliar lebih dalam tiga bulan pertama tahun angggaran 2012 telah menyalahi prinsip efisiensi yang sering dikatakan oleh DPRD Lembata. Dia mengatakan, semangat untuk efisiensi itu jauh panggang dari api. Bahkan dia menilai bahwa DPRD sedang menggunakan kesempatan untuk menumpuk dana bagi kepentingan politik legislatif pada pemilu berikutnya.

Dia juga menilai, penggunaan dana yang begini besar untuk kegiatan bimtek, studi banding, dan konsultasi menunjukkan bahwa DPRD kurang peka dengan situasi masyarakat. Yang mendesak adalah rehabilitasi bencana, memperbaiki sekolah rusak, dan macam-macam kebutuhan masyarakat.

Anggota DPRD Lembata Simon Lake juga mengkritik sesama rekannya. Dia menilai anggota DPRD tidak konsekuen dengan jadwal dan anggaran kegiatan yang ada. Menurut dia, panitia musyawarah (Banmus) harus memperhitungkan anggaran dalam membuat jadwal kegiatan dan pimpinan Dewan membuat keputusan yang tepat, yang tidak membebani anggaran DPRD. Kalau Dewan konsisten, maka tidak akan ada pergeseran anggaran sebelum perubahan anggaran dilakukan.

Namun dia membuka satu kartu yang lazim dipraktikkan. Dia menyebut ini sebagai trik DPRD untuk menambah dana sehingga pada APBD Perubahan dana perjalanan dinas DPRD bertambah. “Kalau kita jujur, efisiensi yang kita dengungkan selama ini tidak tampak dalam kenyataannya”.

Sebetulnya trik untuk menambah pundi-pundi pribadi melalui kegiatan studi banding, bimbingan teknis, dan konsultasi telah menjadi praktik lazim di kalangan DPRD kita. Sama saja mulai dari Jakarta hingga ke daerah-daerah. Oleh karena itu dalam beberapa kasus, DPRD kita ngotot melakukan studi banding meski mereka sudah punya banyak referensi mengenai satu hal. Ambil contoh. Dalam soal tambang.
Anggota DPRD kita bukan tidak punya referensi mengenai masalah tambang. Tapi mereka ngotot melakukan studi banding di daerah tambang. DPRD kita ngotot melakukan konsultasi ke Jakarta atau ke daerah lain. Kendati mereka tahu bahwa konsultasi itu tidak akan mengubah kenyataan mengenai satu hal.

Perjalanan dinas, baik di dalam birokrasi pemerintahan maupun di kalangan DPRD, sudah lama menjadi salah satu kesempatan untuk menambah pendapatan. Orientasinya bukanlah soal hasil studi banding dan konsultasi, tapi menjadikan studi banding dan konsultasi, bimtek, dan lain-lain untuk menambah pendapatan. Oleh karena itu politik yang dilakukan oleh DPRD kita bukanlah politik kesejahteraan rakyat melainkan politik adalah sebuah kesempatan.

Kita jangan terlalu percaya bahwa semua ini dilakukan untuk menutupi biaya politik pada pemilu legislatif. Ongkos politik para politisi kita dalam pemilu yang menjadi alasan untuk hal-hal seperti ini tidak selalu benar. Karena kalau ini alasannya, mereka melempar bola api ini pada rakyat dan pada partai politik. Yang benar adalah para politisi kita telah menjadikan politik sebagai sebuah kesempatan untuk kesejahteraan ekonomi mereka.

Bentara, 13 April 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s