Politik Balas Jasa

Oleh Frans Obon

Kita mendapatkan banyak harapan dan anjuran setelah pemilihan umum kepala dan wakil kepala daerah (Pemilukada) agar selama lima tahun periode kekuasaan bupati dan wakil bupati tidak mempraktikkan politik balas jasa. Politik balas jasa tidak lain adalah praktik kekuasaan yang menguntungkan kelompok sendiri, entah aktor lapangan maupun hingga penyandang dana pemilukada.

Ada tiga lingkaran konsentris yang menentukan dalam operasi pemerintahan selama lima tahun jabatan bupati dan wakil bupati.
Lanjutkan membaca “Politik Balas Jasa”

Iklan

Pastoral Jejaring


Presentasi hasil survei terhadap kehidupan komunitas umat basis di Keuskupan Agung Ende, Flores.

Oleh FRANS OBON

KARAKTER Musyawarah Pastoral (Muspas) VI adalah pastoral jejaring, kata Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Agung Ende, Romo Cyrilus Lena pada acara penutupan di aula Paroki Mautapaga. Muspas VI sukses dilaksanakan karena jejaring mulai dari panitia hingga peserta yang datang dari berbagai latarbelakang dan profesi hingga organisasi sosial baik yang secara langsung berafiliasi dengan Gereja Katolik maupun organisasi di luar afiliasi Gereja. Keberagaman profesi dan latarbelakang membuat Muspas VI ini penuh warna (full colouring).
Lanjutkan membaca “Pastoral Jejaring”

Menunggu Tuan Gratis

Oleh FRANS OBON

SEJARAH masyarakat Flores adalah sejarah keberdikarian. Sejarah yang penuh dengan semangat keswadayaan. Dedikasi sosial untuk mengutamakan kepentingan dan kebaikan umum telah menjadi nilai-nilai dasar yang membangun fondasi pembangunan Flores. Kita hampir menemukan pada setiap budaya lokal yang begitu ragam di Flores semangat gotong royong, semangat mandiri dan dedikasi sosial untuk kepentingan yang lebih besar demi kemakmuran bersama.
Lanjutkan membaca “Menunggu Tuan Gratis”

Rakyat

Oleh FRANS OBON

BANYAK yang bilang, sulit kita menebak ke mana suara rakyat bergerak pada pemilihan kepala daerah. Hari ini dia bicara begini, esok dia bicara lain lagi. Hari ini dia mengaku di pihak kita, esok dia mengaku di pihak lain. Sulit dipegang.

Kehadiran massa di lapangan kampanye tidak mencerminkan dukungan massa sesungguhnya. Mobilisasi massa adalah sebuah arena di mana tim sukses memperlihatkan “kerja keras” mereka kepada calon bupati dan wakil bupati. Tapi ini ibarat pedang bermata dua. Jika tidak dikelola dengan baik oleh tim sukses akan jadi bumerang. Perilaku pemilih yang berubah-ubah itu juga dipengaruhi oleh perilaku tim sukses di lapangan.
Lanjutkan membaca “Rakyat”

Tunas dalam Bejana

Oleh FRANS OBON

TIAP tahun selalu ada pesta sambut baru. Kita selalu datang dengan semangat yang sama: merayakannya dengan penuh iman dan kemeriahan. Momen ini dijadikan semacam ”daerah tangkapan air”, kesempatan orang tua mengaku dosa-dosa mereka.

Sejauh yang saya lihat pada pesta sambut baru (komuni pertama), 8 November 2009 lalu di Paroki Onekore, Keuskupan Agung Ende ada banyak orang tua yang datang dan berkesempatan mengaku dosa. Meskipun masih ada yang sengaja menghindarinya. Belum lagi pihak sekolah menyediakan daftar hadir untuk bisa melihat bagaimana tanggung jawab orangtua membimbing anak dalam iman.
Lanjutkan membaca “Tunas dalam Bejana”