Jangan Jadi Penonton

IMG_2427

Oleh FRANS OBON

SELAMA empat pekan ke depan, umat Katolik memasuki masa Adventus, masa perenungan dan persiapan lahir dan batin untuk menyambut Natal. Adventus adalah sebuah kesempatan untuk berefleksi, untuk melihat kembali ke dalam diri dalam konteks relasi vertikal dengan Tuhan dan relasi horisontal dengan sesama manusia dan tata ciptaan lainnya.

Dalam konteks itu, Surat Gembala masa Adventus Uskup Agung Ende Mgr Vincent Sensi Potokota pada tahun 2013 mengajak umat Katolik, termasuk di dalamnya semua orang yang berkehendak baik, untuk melihat kembali tata kehidupan sosial kita. Surat Gembala itu mengajak umat Katolik untuk berpartisipasi aktif di dalam kehidupan bersama sebagai bangsa dan negara. Umat Katolik diajak untuk terlibat secara penuh di dalam pergulatan kemanusiaan untuk menciptakan tata kehidupan sosial yang tertib dan sejahtera lahir dan batin. Tuntutan ini yang sifatnya imperatif adalah bagian dari tanggung jawab umat Katolik untuk memberikan kontribusi bagi kehidupan bersama dalam segala segi. Dengan demikian, tuntutan untuk berpartisipasi aktif itu merupakan prasyarat dasar bagi orang Katolik agar sungguh-sungguh menjadi 100 persen Katolik dan 100 persen warga negara Indonesia.
Lanjutkan membaca “Jangan Jadi Penonton”

Iklan

Dompet Amal

Oleh FRANS OBON

DI TENGAH hirup pikuk politik Pilkada, persaingan merebut kursi legislatif pada April 2014, meningkatnya aktivitas ekonomi dan perburuan ekonomi rente, dan berbagai resolusi kehidupan yang mungkin mulai disiapkan untuk 2014 mendatang, media ini ingin menarik perhatian pembaca dan publik pada soal dompet amal, yang diperuntukkan bagi orang-orang sederhana yang tidak bisa menolong dirinya ketika mereka menderita sakit dan bagaimana media berperan di dalamnya untuk menjembatani berbagai uluran tangan kasih dari pembaca.

Harian Flores Pos, yang berdiri 9 September 1999 atau dalam usianya yang ke-13 tahun, telah berperan penting untuk menolong sama saudara kita yang sakit tetapi kesulitan untuk membiayai rumah sakit. Telah puluhan orang tertolong dari dompet amal yang disumbangkan oleh pembaca dan orang-orang yang berkehendak baik dan berhati mulia yang mau menolong sesamanya yang menderita.
Lanjutkan membaca “Dompet Amal”

Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Oleh FRANS OBON

KITA hampir temukan keluhan yang sama soal pelayanan rumah sakit-rumah sakit di Flores dan Lembata. Mulai dari sikap petugas medis, mutu pelayanan, hingga manajemen rumah sakit. Persoalan yang menimpa rumah sakit-rumah sakit kita tidak saja terkait dengan pelayanan kepada publik tetapi juga terbelit dengan urusan internal yang melahirkan ketidakpuasan. Aksi mogok bukanlah hal langka dan baru di kalangan petugas medis sebagai akibat dari masalah manajamen dan hak-hak petugas medis yang terabaikan.

Kita memang mengakui bahwa tidak ada organisasi dan institusi yang sempurna. Itu hal yang lumrah sebagai sebuah institusi manusiawi. Tetapi alasan ini tentu saja tidak bisa dipakai sebagai alat pemaaf (self-excuse) atas ketidakberesan di dalam sebuah organisasi dan institusi. Yang diperlukan adalah bagaimana masalah-masalah itu ditangani dan bagaimana hal-hal serupa tidak terulang lagi sehingga kita tidak terantuk pada batu yang sama. Dengan kata lain bagaimana kita menyelesaikan soal yang dihadapi dan bagaimana strategi ke depan untuk memperbaiki mutu pelayanan dan mutu pekerjaan sehingga kualitas diri dan kualitas organisasi dan institusi makin baik. Tuntutan inilah yang selalu disuarakan, terutama kepada pelayanan publik pemerintah.
Lanjutkan membaca “Mutu Pelayanan Rumah Sakit”

Cincin Emas untuk Pater Roosmalen SVD

Oleh FRANS OBON

pater roosmalen svd

PEMERINTAH Kabupaten Manggarai menganugerahkan cincin emas kepada Pater Roosmalen SVD atas pengabdian, dedikasi, komitmen dan perjuangannya untuk kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Manggarai pada perayaan Hari Guru, 25 November 2013. Bersamaan dengan ini, pada usianya yang ke-93 tahun, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) St Paulus Ruteng diberi izin operasional oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi untuk membuka Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) St Paulus Ruteng. Pemberian izin tersebut melapangkan jalan bagi STKIP St Paulus Ruteng untuk menjadi sebuah universitas kelak, apalagi STIKP Ruteng telah memiliki beberapa program.

STKIP St Paulus Ruteng pada awalnya adalah sebuah kursus kateketik untuk menghasilkan tenaga pastoral di dalam Gereja Katolik. Sejalan dengan perkembangan zaman, sekolah ini menjadi Akademi Pendidikan Katektik (APK) St Paulus Ruteng. Para mahasiswanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mutunya tidak dapat diragukan lagi. Melalui seleksi yang ketat mulai dari kemampuan intelektual, kepribadian, hingga integritas, sekolah ini pada akhirnya melahirkan para pemimpin di kelompok awam Katolik yang tangguh. Tamatan sekolah ini menjadi tokoh dan pemimpin di level akar rumput dan banyak di antaranya berkiprah pada kehidupan politik dengan menjadi anggota DPRD setempat pada masa Orde Baru.
Lanjutkan membaca “Cincin Emas untuk Pater Roosmalen SVD”

Guru Dituntut Profesional

Oleh FRANS OBON

MENTERI Pendidikan Nasional Muhammad Nuh dalam dua tahun terakhir ini pada perayaan Hari Guru, yang jatuh pada 25 November, selalu menekankan pentingnya profesionalisme dan penegakan kode etik profesi guru. Tahun 2012 tema Hari Guru adalah “Memacu Profesionalisasi Guru Melalui Peningkatan Kompetensi dan Penegakan Kode Etik”. Sedangkan pada tahun 2013, tema Hari Guru adalah “Mewujudkan Guru yang Kreatif dan Inspiratif dengan Menegakkan Kode Etik untuk Penguatan Kurikulum 2013”.

Tidaklah dapat disangkal bahwa guru adalah tiang pokok dari seluruh proses pendidikan formal di lembaga-lembaga pendidikan kita. Sementara keluarga dan masyarakat membantu dan menyokong seluruh proses pendidikan formal tersebut. Pendidikan sebagai proses kebudayaan sudah pasti dituntut untuk menghasilkan tamatan yang bermutu, yang bisa bersaing dengan bangsa lain dalam konteks kehidupan global, dan memiliki keterampilan dalam hidup, serta menjadikan nilai-nilai sebagai bagian dari hidup seseorang. Oleh karena itu mutu sebuah bangsa sebagian besar ditentukan oleh mutu lembaga-lembaga pendidikan. Dengan demikian pula mutu sumber daya manusia yang kita miliki mencerminkan proses pendidikan kita di lembaga pendidikan.
Lanjutkan membaca “Guru Dituntut Profesional”